Skip to main content

√ 75 Latihan Soal dan Kunci Jawaban SBMPTN Kimia 2019 (+Pdf)


√ 75 Latihan Soal dan Kunci Jawaban SBMPTN Kimia 2019 (+Pdf). Hai sobat kembali lagi dengan admin soalprediksi.com. Di kesempatan kali ini admin akan memberikan latihan soal SBMPTN kimia terbaru 2019 dan kunci jawaban lengkap dalam bentuk latihan online dan file pendukung PDF yang bisa sobat download secara gratis di artikel ini.


√ 75 Latihan Soal dan Kunci Jawaban SBMPTN Kimia 2019 (+Pdf)

latihan soal SBMPTN kimia

Sebagaimana yang telah sobat ketahui bahwa prediksi soal SBMPTN kimia ini masuk ke dalam jajaran mapel yang dikategorikan ke dalam jurusan SAINTEK (Sains Teknologi). Dengan keseluruhan 60 soal mendatang yang akan sobat kerjakan, mungkin hanya kisaran 15-20 saja di mapel kimia ini. 

Dan yang bakalan admin bakalan ada 75 butir soal dengan kunci jawaban tersedia lengkap di bawahnya. Tapi sayangnya, tidak ada pembahasan dan materi SBMPTN kimia yang merincikan apa saja yang bakalan keluar di SBMPTN 2019 mendatang. 

Tapi jangan kawatir, keseluruhan soal sudah diambil dari naskah - naskah terpercaya, dan masih berkaitan kok dengan soal SBMPTN kimia mendatang.

Yang berbeda dari soal - soal di sekolah adalah penerapan format pen-soal-an yang menggunakan 3 petunjuk (A, B, C). Silahkan disimak dahulu.

PETUNJUK A Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat

PETUNJUK B Soal terdiri dari tiga bagian, yaitu PERNYATAAN, kata SEBAB, dan ALASAN yang disusun berurutan
A. Jika PERNYATAAN benar, ALASAN benar dan keduanya menunjukan hubungan sebab akibat
B. Jika PERNYATAAN benar, ALASAN benar dan keduanya tidak menunjukan hubungan sebab akibat
C. Jika PERNYATAAN benar, ALASAN salah
D. Jika PERNYATAAN salah, ALASAN benar
E. Jika PERNYATAAN dan ALASAN, keduanya salah

PETUNJUK C Pilihlah :
A. Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
B. Jika jawaban (1) dan (3) benar 
C. Jika jawaban (2) dan (4) benar 
D. Jika hanya jawaban (4) benar 
E. Jika semuanya benar

Sudah dipelajari??

Baiklah, langsung saja tanpa basa-basi. Berikut ini adalah √ 75 Latihan Soal dan Kunci Jawaban SBMPTN Kimia 2019 (+Pdf). Selamat mengerjakan... OH IYA, dilarang copy paste untuk di posting ulang di blog sobat. Dan untuk file PDF bisa sobat download langsung di link berikut ini :
√ 75 Latihan Soal dan Kunci Jawaban SBMPTN Kimia 2019 (+Pdf), DOWNLOAD

1. Pengisian elektron pada subkulit p yang tidak sesuai dengan Kaidah Hund adalah ....




Jawaban : B

2. Padatan 
Fe2O3 (Mr=160) sebanyak 4 gram ditambahkan ke dalam 100 mL larutan HCl 0,6 M menghasilkan ferri klorida. Massa (g) Fe2O3 yang tidak bereaksi sebanyak ….
A. 0,24
B. 1,20
C. 2,40
D. 12,0
E. 24,0

Jawaban : C

3. Bila 2,30 g dimetileter (Mr=46) dibakar pada tekanan tetap , kalor yang dilepaskan adalah 82,5 kJ. Berdasarkan data ini, kalor pembakaran dimetileter adalah ….
A. – 413 kJ/mol 

B. + 825 kJ/mol 
C. – 825 kJ/mol 
D. + 1650 kJ/mol 
E. – 1650 kJ/mol
Jawaban : D

4. Manakah diantara set bilangan kuantum berikut yang tidak diperbolehkan? 
A. n = 3; l = 2 ; m = +1
B. n = 2; l = 1 ; m = –1
C. n = 3; l = 3 ; m = –1
D. n = 2; l = 0 ; m = 0
E. n = 3; l = 2 ; m = +1

Jawaban : C

5. Diketahui reaksi:
2NO (g) + 2H2 (g) --> N2 (g) + 2H2O (g)


Jika konsentrasi gas NO dibuat tetap sedangkan konsentrasi H2 ditingkatkan dua kali maka laju reaksi meningkat dua kali. Namun, pada konsentrasi H2 tetap sedangkan konsentrasi gas NO diturunkan menjadi setengahnya laju reaksi menjadi seperempatnya. Persamaan laju reaksi tersebut adalah ....
A. r = k [NO][H2
B. r = k [NO][H2
C. r = k [NO]² [H2]
D. r = k [NO]² [H2
E. r = k [NO]² [H2]⁴

Jawaban : C

6. Sebanyak 2,32 g sampel yang mengandung K2SO4 dilarutkan dalam air. Ke dalam larutan itu ditambahkan larutan Ba(OH)2 berlebih sehingga semua ion sulfat diendapkan. Jika massa endapan yang diperoleh adalah 2,33 g maka kadar K2SO4 (Ar K = 39, S= 32, O = 16, Ba = 137) dalam sampel tersebut adalah ....
A. 38% 
B. 43% 
C. 75% 
D. 80%
E. 100%
Jawaban : C

7. Sebanyak 600 mL gas amoniak (NH3) bertekanan 76 cmHg di masukkan ke dalam 100 mL larutan H2SO4 0,1 M. Jika reaksi berlangsung pada suhu 27°C, maka pH larutan yang terbentuk adalah.... (R=0,08 atm.L/mol.°C , Kb NH3 = 10
⁻⁵ )
A. 5 + log 1
B. 6 – log 2,5
C. 6 – log 5
D. 8 + log 2,5
E. 8 + log 5

Jawaban : D

8. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan menggunakan elektroda Pt, ternyata dihasilkan 0,3175 gram logam L di katoda. Larutan hasil elektrolisis tepat dinetralkan dengan 50 mL larutan Ca(OH)2 0,1 M. Massa atom relative (Ar) logam L adalah ….
A. 56,0
B. 63,5
C. 65
D. 122
E. 127

Jawaban : B

Untuk soal nomor 9 sampai 10, bacalah narasi berikut.
Proses Haber-Bosch merupakan proses pembentukan atau produksi ammonia berdasarkan reaksi :

3H2 ( g ) + N2 ( g ) ↔️ 2NH3 ( g )

Data Kc dan Kp dari reaksi kesetimbangan (dapat balik) tersebut pada berbagai temperatur adalah :


9. Dalam wadah 1 L terdapat 20 gram H2, 28 gram N2 dan sejumlah NH3 dalam kesetimbangan pada 300°C. Jika gas NH3 dalam kesetimbangan tersebut dipisahkan dan dilarutkan dalam 1 L air, maka pH larutan yang diperoleh adalah …. (Kb NH4OH = 10⁻⁵)
A. 8
B. 9
C. 10
D. 11
E. 12

Jawaban : D

10. Jika pada saat kesetimbangan reaksi diatas suhu 25°C tekanan parsial H2 dan N2 masing-masing adalah 1 atm dan 10 atm, maka tekanan total sistem pada saat kesetimbangan tersebut adalah …. 
A. 3000 atm
B. 3100 atm 
C. 3011 atm 
D. 3101 atm 
E. 3111 atm
Jawaban : C

11. Topik : Kepolaran senyawa karbon (sifat kimia senyawa karbon turunan alkana) Dimetileter lebih polar dibandingkan etanol

SEBAB
Senyawa organik golongan alkohol selalu mengandung gugus hidroksil.

Jawaban : D

12. Suatu elektroda dengan nilai E° yang positif belum tentu akan menjadi kutub positif dalam suatu sel elektrokimia

SEBAB
Suatu jenis elektroda dalam sel reaksinya mungkin oksidasi atau mungkin juga reduksi.

Jawaban : A

13. Topik : Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kelarutan (Azas Le Chatelier) Kelarutan besi(II)sulfida (FeS) dalam air dapat ditingkatkan dengan menambahkan HCl.

SEBAB
Ion S²⁻ akan bereaksi dengan H⁺ membentuk gas H2S.

Jawaban : A

14. Diketahui reaksi redoksyang belum disetarakan: BrO3⁻ + Br⁻ + H⁺ --> Br2 + H2O
Pernyataan yang benar untuk reaksi tersebut adalah ….
(1) BrO3⁻ bertindak sebagai reduktor
(2) 2 mol Br⁻ tepat bereaksi dengan 0,4 mol BrO3
(3) Br⁻ bertindak sebagai oksidator
(4) Untuk menghasilkan 48 g Br2 diperlukan 40 g ion Br- 
(Ar O = 16, Br = 80)
Jawaban : C

15. Senyawa berikut yang dapat dioksidasi oleh ion dikromat dalam suasan asam adalah ….
(1) CH3CH3OH 
(2) CH3CH2CHO 
(3) (CH3)2CHOH 
(4) (CH3)3COH
Jawaban : A

16. Sebanyak 12 gram zat nonelektrolit memiliki tekanan osmotik sebesar setengah dari tekanan osmotik 5,85 gram garam dapur. Jika volume larutan zat non elektrolit sama dengan volume garam dapur yaitu 500 mL, maka massa molekul relative zat non elektrolit tersebut adalah …. (Ar Na=23 ; Cl=35,5)
A. 30
B. 60
C. 120
D. 180
E. 360

Jawaban : B

17. Dalam suasana basa, Cl2 mengalami reaksi disproporsionasi menghasilkan ion Cl⁻ dan ClO3⁻. Jumlah mol ion ClO3⁻ 
yang dihasilkan dari 1 mol Cl2 adalah ....
A. 1/5
B. 1/3
C. 1/2
D. 1
E. 2

Jawaban : B

18. Sebanyak 100 mL larutan NiSO4 dielektrolisis dengan elektroda Pt. Jika pH larutan setelah elektrolisis adalah 2, maka muatan listrik yang mengalir selama elektrolisis adalah….
A. 9,6500 
C 
B. 96,500 C 
C. 965,00 C 
D. 9650,0 C 
E. 96.500 C
Jawaban : B

19. Energi ikatan rata-rata C-N, O-H, dan C=O berturut-turut adalah 305; 467; 745 kJ.mol⁻¹. Pada reaksi:
CO2 (g) + 2NH3 (g) --> (NH2)2CO (g) + H2O (g)                ∆H = –17 kJ.mol⁻¹

Energi ikatan rata-rata N-H dalam kJ.mol⁻¹ adalah ....

A. 2346
B. 1527
C. 391
D.  945
E. 782
Jawaban : C

20. Alkohol sekunder dapat diubah menjadi keton dengan menggunakan KMnO4 atau K2Cr2O7 menurut persamaan reaksi: 
R1 – CHOH – R2 --> R1 – CO – R2
Jenis reaksi yang terjadi adalah .... 

A. eliminasi
B. reduksi
C. hidrolisis 

D. subtitusi 
E. adisi
Jawaban : A

21. Sejumlah logam Na bereaksi dengan 500 mL air sehingga menghasilkan NaOH dan gas hidrogen. Jika semua logam Na habis bereaksi dan dihasilkan larutan dengan pH = 13 maka volume gas H2 yang dihasilkan pada keadaan STP adalah ... L.
A. 0,56
B. 1,12
C. 2,24
D. 5,60
E. 11,2

Jawaban : A

22. Hasil kali kelarutan (Ksp) dari Mg(OH)2 = 1,2 × 10⁻¹¹. Bila larutan MgCl2 0,2 M dinaikkan pHnya dengan jalan penambahan NaOH padat, maka endapan akan mulai terbentuk pada pH kira-kira ....

A. 8
B. 9
C. 10
D. 11
E. 12
Jawaban : B

23. Partikel yang dihasilkan ketika fosfor-29, (Z=15) meluruh menjadi silikon-29 (Z=14) adalah .... 

A. Alpha
B. Positron 

C. Gamma 
D. Beta
E. Neutron

Jawaban : B

24. Di dalam suatu bejana 5 L, 1 mol gas NH3 terurai menjadi gas N2 dan H2 dan mencapai kesetimbangan dengan derajat disosiasi 0,4. Jika tetapan kesetimbangan (Kp) reaksi ini adalah 3, maka tekanan total sistem setelah kesetimbangan tercapai adalah .... 

A. 0,7 atm
B. 1,4 atm 

C. 3,5 atm 
D. 7,0 atm 
E. 14 atm
Jawaban : D

25. Dalam sel Galvanik di mana reaksi spontan berikut berlangsung, proses yang terjadi pada katoda adalah ....

3𝐶𝑒⁴⁺ (aq) + 𝐶r(s) → 3𝐶𝑒³⁺ (aq) + 𝐶r³⁺ (aq)


A. Reduksi Ce³⁺(aq)
B. Oksidasi Cr(s)
C. Oksidasi Ce³⁺(aq)

D. Reduksi Cr³⁺(aq) 
E. Reduksi Ce⁴⁺(aq)
Jawaban : E

26. Jika larutan 100 mL 0,1 M H2SO4 direaksikan dengan 0,8 gram NaOH, maka akan diperoleh :
(Diketahui Ar Na=23, O=16, H=1)
1. Larutan garam terhidrolisis yang bersifat netral
2. Larutan garam tak terhidrolisis
3. Larutan yang membirukan lakmus
4. Larutan dengan pH 7

Jawaban : C

27. Diketahui reaksi redoks (belum setara) :

PbSO4(s) + H2O(l) --> Pb(s) + PbO2(s) + H2SO4(aq)

Pernyataan berikut ini yang benar adalah ….
1. 
PbSO4 berperan sebagai oksidator
2. PbSO4 berperan sebagai reduktor
3. Pada akhir reaksi pH larutan lebih kecil dari 7
4. Perbandingan mol PbSO4 terhadap H2O adalah 1 : 2

Jawaban : A

28. Suatu unsur 
mudah membentuk ion dengan muatan +1

SEBAB
Unsur bernomor atom 19 dengan melepaskan 1 elektron akan memperoleh konfigurasi electron gas mulia.

Jawaban : A

29. Kecepatan reaksi bertambah besar bila konsentrasi zat yang bereaksi bertambah besar

SEBAB
Semakin besar konsentrasi yang bereaksi dengan zat lain, semakin sukar terjadinya tumbukan antar molekul.

Jawaban : C

30. Uji gula pereduksi pada darah memberikan informasi tingkat kadar gula darah seseorang yang diduga menderita diabetes

SEBAB
Darah pasien diabetes memiliki kandungan gula yang mampu membentuk endapan berwarna merah bata pada uji Benedict.

Jawaban : E

31. Senyawa kovalen X2Y terbentuk dari atom dengan nomor atom X dan Y berturut-turut 17 dan 8. Bentuk molekul yang sesuai untuk senyawa tersebut adalah ....
A. linier
B. segitiga datar
C. bentuk V
D. piramida segitiga
E. tetrahedral

Jawaban : C

32. Dalam suasana basa, Cl2 mengalami reaksi disproporsionasi menghasilkan ion Cl⁻ dan ClO3⁻. Jumlah mol ion ClO3⁻ yang dihasilkan dari 1 mol Cl2 adalah ....

A. 1/5
B. 1/3
C. 1/2
D. 1
E. 2

Jawaban : B

33. Diberikan nilai potensial reduksi:
Cu²⁺ (aq) + 2e⁻ --> Cu (s) E° = + 0,340 V
2H⁺ (aq) + 2e⁻ 
--> H2 (g) E° = 0,000 V 
Pb²⁺ (aq) + 2e⁻ --> Pb (s) E° = – 0,126 V 
Fe²⁺ (aq) + 2e⁻ --> Fe (s) E° = – 0,440 V
2H2O (l) + 2e⁻ --> H2 (g) + 2OH– (aq) E° = – 0,830 V
Katoda dicelupkan ke dalam larutan yang mengandung ion Cu²⁺, H⁺, Pb²⁺, dan Fe²⁺ dengan konsentrasi masing-masing 0,1 M dan dialirkan arus listrik sebesar 10 mA. Spesi yang pertama kali terbentuk pada katoda adalah ....
A. H2
B. OH⁻ 

C. Cu 
D. Pb
E. Fe

Jawaban : C

34. Gas oksigen difluorida disintesis dari reaksi antara gas F2 dengan gas O2. Dalam sebuah wadah dengan volume tertentu, tekanan awal gas F2 dan gas O2 diketahui masing-masing 1 atm. Jika pada kesetimbangan tekanan total gas adalah 1,75 maka nilai Kp reaksi tersebut adalah ....

A. 0,133
B. 0,278
C. 0,555
D. 0,755
E. 1,333
Jawaban : E

35. Suatu reaksi berlangsung sebagai berikut:
CO3²⁻+ SO3 ↔️ SO4²⁻ + CO2

Pernyataan yang benar terkait reaksi tersebut adalah .... 
A. CO3²⁻ bertindak sebagai asam Bronsted-Lowry
B. SO4²⁻ bertindak sebagai asam Lewis
C. CObertindak sebagai asam Bronsted-Lowry
D. CObertindak sebagai basa Lewis
E. SO3 bertindak sebagai asam Lewis

Jawaban : E

36. Nilai energi pengionan untuk unsur X pada golongan utama berturut-turut adalah 509, 979, 3300, 4400, dan 5700 kJ.mol⁻¹. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa unsur X cenderung membentuk ion ....
A. X⁺¹
B. X⁺²
C. X⁺³
D. X⁺⁴
E. X⁺⁵

Jawaban : B

37. Analisis terhadap suatu senyawa menghasilkan rumus empiris NaCO2 (Ar Na = 23, C =12, O = 16). Jika 1 mol senyawa ini memiliki massa 134 g maka jumlah atom karbon dalam 0,1 mol senyawa ini adalah ....
A. 1,20 × 10²³
B. 6,02 × 10²³
C. 3,01 × 10²³
D. 3,01 × 10²³
E. 6,02 × 10
²³
Jawaban : A

38. Sebanyak 5,6 g B2H6 direaksikan dengan 42,6 g Cl2 sehingga terjadi reaksi: 

B2H6 (g) + Cl2 (g) --> BCl3 (g) + HCl (g)

Massa HCl (Ar B = 11, Cl = 35,5) yang diperoleh dari reaksi tersebut adalah ... g. 

A. 7,30
B. 10,95
C. 14,6
D. 21,9
E. 36,5

Jawaban : D

39. Padatan NH4NO3 (Ar N = 14, O = 16) jika dipanaskan akan terurai menjadi N2O dan uap air. Pemanasan 40 g padatan menghasilkan 10 L gas N2O. Jika pada kondisi yang sama 10 L gas X memiliki massa 22 g maka massa molekul relatif gas X adalah ....
A. 22
B. 44
C. 66
D. 88
E. 110

Jawaban : B

40. Berdasarkan reaksi berikut : 
H2S (g) + SO2 (g) --> S (s) + H2O (l) 

laju pengurangan H2S (g) per satuan waktu dibandingkan dengan laju pertambahan S (s) per satuan waktu adalah ....
A. 1 : 1
B. 1 : 3
C. 2 :1

D. 2 : 3
E. 3 : 1
Jawaban : D

41. Larutan A dibuat dengan melarutkan 0,01 mol urea dalam 500 g air. Larutan B dibuat dengan melarutkan 0,001 mol NaBr dan 0,001 mol Na2SO4 dalam 500 g air. Kedua garam ini terdisosiasi sempurna dalam air. Perbandingan penurunan titik beku larutan A terhadap larutan B adalah ....
A. 2 : 3
B. 1 : 2
C. 1 : 1

D. 3 : 2
E. 2 : 1
Jawaban : E
42. Natrium hidroksida dan asam sianida (Ka = 4 × 10⁻¹⁰) masing-masing sebanyak 0,1 dan 0,15 mol dilarutkan dalam air hingga volume 100 mL. Larutan yang diperoleh akan memiliki pH sebesar ....
A. 3 + log 2
B. 10 – 2 log 2
C. 10 – log 2
D. 10 + 2 log 2
E. 9 + log 2

Jawaban : C

43. Energi ikatan rata-rata C-N, O-H, dan C=O berturut-turut adalah 305; 467; 745 kJ.mol⁻¹. Pada reaksi:
CO2 (g) + 2NH3 (g) --> (NH2)2CO (g) + H2O (g)                ∆H = –17 kJ.mol⁻¹

Energi ikatan rata-rata N-H dalam kJ.mol⁻¹ adalah ....

A. 2346
B. 1527
C. 391
D.  945
E. 782

Jawaban : C

44. 

Diantara senyawa-senyawa di atas yang memiliki isomer geometri cis-trans adalah .... 
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4

D. 1
E. 2
Jawaban : D

45. Pembuatan metil asetat dapat dilakukan menurut reaksi: 

CH3COOH + CH3OH --> CH3COOCH3 + H2

Jenis reaksi tersebut adalah .... 
A. eliminasi
B. kondensasi
C. hidrolisis 

D. oksidasi
E. adisi
Jawaban : B

46. Pasangan berikut ini yang mempunyai konfigurasi elektron tidak sama adalah ….
A. 19𝐾⁺ dan 18Ar
B. 20𝐶a²⁺dan 16𝑆²⁻
C. 19𝐾⁺ dan 23𝑆c³⁺
D. 16𝑆²⁻ dan 17𝐶𝑙⁻
E. 19𝐾⁺ dan 17𝐶𝑙⁻

Jawaban : C

47. Nilai energi pengionan untuk unsur X pada golongan utama berturut-turut adalah 509, 979, 3300, 4400, dan 5700 kJ.mol⁻¹. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa unsur X cenderung membentuk ion ....
A. X⁺¹
B. X⁺²
C. X⁺³
D. X⁺⁴
E. X⁺⁵

Jawaban : B

48. Sebanyak 30 mL larutan Ba(OH)2 0,5 M dicampur dengan 30 mL Al2(SO4)3 0,3 M. Massa (mg) endapan Al(OH)3 yang terbentuk adalah …. (Ar Al=27 ; O=16 ; H=1).
A. 78
B. 117
C. 780
D. 1170
E. 1402

Jawaban :C

49. Jika kalor pembakaran karbonmonoksida adalah –a kJ/mol dan kalor pembentukan karbonmonoksida adalah –b kJ/mol, maka kalor reaksi pembentukan 11 gram karbondioksida adalah …. (diketahui Ar C = 12, O = 16)
A. 0,25 (b – a) kJ 

B. -0,25 (a+b) kJ 
C. 0,25 (a-b) kJ 
D. -2,5 (a-b) kJ
E. -2,5 (a+b) kJ

Jawaban : B

50. Pada reaksi:

C4H10 (g) + O2 (g) --> CO2 (g) + H2O (g)

Bila pada saat tertentu laju pengurangan gas butana adalah 0,4 mol.L⁻¹.s⁻¹ maka laju pengurangan gas oksigen adalah ... mol.L⁻¹.s⁻¹.
A. 0,4
B. 0,8
C. 1,0
D. 1,3
E. 2,6

Jawaban : E

51. Di dalam suatu bejana 5 L, 1 mol gas NH3 terurai menjadi gas N2 dan H2 dan mencapai kesetimbangan dengan derajat disosiasi 0,4. Jika tetapan kesetimbangan (Kp) reaksi ini adalah 3, maka tekanan total sistem setelah kesetimbangan tercapai adalah ….
A. 0,7 atm 

B. 1,4 atm 
C. 3,5 atm
D. 7,0 atm 
E. 14 atm
Jawaban : D

52. Jika 1,71 gram basa kuat L(OH)2 dapat dinetralkan dengan 100 mL larutan HCl 0,2 M (Ar O=16, H=1) maka massa atom relatif L sama dengan ….
A. 68,5
B. 85,5
C. 137
D. 139
E. 171

Jawaban : C

53. Fenol merupakan asam lemah dengan harga Ka = 1 × 10⁻¹⁰. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 150 mL fenol 0,2 M dengan 50 mL NaOH 0,2 M akan memiliki pH sebesar ....
A. 4 – log 2
B. 4 + log 2
C. 10 – log 2
D. 10 + log 2
E. 8

Jawaban : C

54. Hasil reaksi yang dominan dari 2-metil-2-butena dengan HCl adalah ….
A. 2-kloro-2-metil butana 

B. 3-kloro-2-metil butana 
C. 2-kloro-3-metil butana 
D. 3-kloro-1-metil butana 
E. 2-kloro-1-metil butana
Jawaban : A

55. Pada elektrolisis larutan Zn(NO3)2 menggunakan electrode platina terbentuk endapan Zn sebanyak 3,25 gram pada katode. Volume gas yang terjadi di anode jika diukur pada keadaan dimana 4L gas NO2 bermassa 9,2 gram adalah …. (Ar Zn=65 ; N=14 ; O=16)
A. 0,25 L 

B. 0,50 L 
C. 1,00 L 
D. 2,00 L 
E. 4,00 L
Jawaban : C

56. Larutan X dibuat dengan melarutkan 0,1 mol propanol ke dalam 250 g air. Larutan Y dibuat dengan mencampurkan 0,02 mol CuCl2 dan 0,05 mol NaBr ke dalam 500 g air. Bila garam halogen terdisosiasi sempurna maka perbandingan penurunan titik beku larutan X dan Y adalah ....
A. 1 : 2
B. 1 : 3
C. 1 : 6
D. 5 : 4
E. 6 : 1

Jawaban : D

57. Diketahui reaksi redoks (belum setara) :

PbSO4(s) + H2O(l) --> Pb(s) + PbO2(s) + H2SO4(aq)

Pernyataan berikut ini yang benar adalah ….
1. PbSO4 berperan sebagai oksidator
2. PbSO4 berperan sebagai reduktor
3. Pada akhir reaksi pH larutan lebih kecil dari 7
4. Perbandingan mol PbSO4 terhadap H2O adalah 1 : 2

Jawaban : A

58. Topik : Sistem Periodik Unsur
Pernyataan yang benar tentang unsur 29X adalah ….
1. Memiliki konfigurasi elektron 18Ar4s¹3D¹⁰
2. Memiliki konfigurasi subkulit d setengah penuh
3. Dalam system periodik unsur terletak pada golongan IB periode 4
4. Terletak pada golongan yang sama dengan 42Y

Jawaban : B

59. Dalam kuantitas pelarut yang sama, penambahan 2 mol glukosa (C6H12O6) akan membeku pada temperatur yang sama dengan penambahan 1 mol garam dapur (NaCl) yang terionisasi 95%.

SEBAB
Jumlah partikel dari zat terlarut akan mempengaruhi nilai titik beku larutan.

Jawaban : B

60. Asetaldehid berisomer fungsi dengan propanon

SEBAB
Asetaldehid dan propanon memiliki jumlah atom dan jenis atom-atom yang sama tetapi struktur yang berbeda.

Jawaban : E

61. Suatu logam Na sebanyak 3,45 gram direaksikan dengan propanol menghasilkan natrium propoksida dan gas hidrogen. Jika kemudian gas hidrogen tersebut dibakar, maka volume uap air yang dihasilkan jika diukur pada P dan T dimana 1 gram gas ozon memiliki volume 4,8 L adalah…. (Ar Na = 23, Ar H = 1, Ar O =16) 

A. 17,28 L
B. 34,56 L 

C. 69,12 L 
D. 172,8 L 
E. 345,6 L
Jawaban : A

62. Sebanyak 3,2 gram sampel kalsium karbida dilarutkan ke dalam sejumlah tertentu air. Senyawa yang dihasilkan kemudian dititrasi dengan larutan asam sulfat 0,1 M. hasil titrasi menunjukkan bahwa jumlah asam sulfat yang diperlukan untuk titrasi adalah 25 ml. persen kalsium karbida dalam sampel adalah…. (Ar Ca = 40, Ar C = 12)
A. 5 % 

B. 10 % 
C. 15 % 
D. 25 %
E. 50 %

Jawaban : A

63. Pada suhu 227°C, sebanyak 0,5 mol gas X2 direaksikan dengan x mol Y2 di dalam wadah 1 L. Jika reaksi berjalan secara reversibel dan menghasilkan 0,4 mol X2Y sesuai persamaan reaksi berikut:


2X2(g) + Y2(g) ⇌ 2X2Y(g) Kp = 0,8

maka besarnya nilai x adalah…. (R = 0,08)
A. 0,5 mol

B. 0,7 mol 
C. 5,0 mol 
D. 7 mol
E. 10 mol

Jawaban : B

64. Suatu reaksi kimia yang melibatkan enzim berlangsung sebagai berikut :



Hukum laju untuk reaksi di atas adalah….
A. 𝑣 = 𝐾[𝐸][𝑆]
B. 𝑣 = 𝐾 [𝐸][𝑆]²
C. 𝑣 = 𝐾 [𝐸𝑆]
D. 𝑣 = 𝐾 [𝐸𝑆]²
E. 𝑣 = 𝐾 [𝐸]

Jawaban : A

65. Reaksi siklisasi 1,3-butadiena membentuk siklo butena melepaskan kalor sebanyak 84 kJ/mol. Jika diketahui energi ikatan C = C adalah 612 kJ/mol, maka energi ikatan C – C adalah….
A. 174 kJ/mol 

B. 252 kJ/mol 
C. 348 kJ/mol 
D. 612 kJ/mol 
E. 696 kJ/mol
Jawaban : C

66. Senyawa CH4, NH3 dan H2O memilliki parent geometri tetrahedral

SEBAB
Molekul CH4, NH3 dan H2O memiliki hibridisasi sp³

Jawaban : A

67. Proses pematangan buah dapat dipercepat dengan menambahkan senyawa kalsium karbida (CaC)

SEBAB
Reaksi antara kalsium karbida dengan air akan menghasilkan gas asetilena dan air kapur

Jawaban : D

68. Reaksi antara senyawa logam dengan larutan asam tergolong reaksi redoks

SEBAB
Pada reaksi oksida logam dengan larutan asam akan dihasilkan garam dan gas H2

Jawaban : E

69. Gas O2 bersifat tidak dapat larut di dalam air

SEBAB
Gas oksigen merupakan gas yang bersifat non polar

Jawaban : D

70. Sifat koligatif larutan adalah sifat yang bergantung pada jenis partikel zat terlarut

SEBAB
Senyawa NaCl 0,1 m dengan senyawa urea 0,2 m memiliki sifat koligatif yang sama

Jawaban : D

71. Kelarutan senyawa AgCl akan meningkat jika ditambahkan….
1. AgNO3
2. Ag2Br
3. NaCl
4. NH4OH

Jawaban : D

72. Suatu logam Al direaksikan dengan larutan asam sulfat menghasilkan garam A dan senyawa B. Jika senyawa B direaksikan dengan nonena sebanyak 9,0 L diukur pada P, T ketika 4,0 L gas N2 memiliki massa 5,6 gram, maka pernyataan berikut ini yang benar adalah…. (Ar Al = 27, Ar N = 14)
1. Reaksi logam dengan larutan asam sulfat menghasilkan senyawa garam dan gas N2
2. Senyawa yang dihasilkan dari reaksi antara B dengan 1-nonena memiliki nama kimia nonana yang merupakan golongan parafin
3. Reaksi antara senyawa B dengan 1-nonena disebut dengan reaksi substitusi yang merupakan reaksi pemutusan ikatan rangkap
4. Logam Al yang bereaksi sebanyak 8,1 gram

Jawaban : C

73. Elektrolisis larutan 1 liter KCl 1,0 M menggunakan elektrode emas berlangsung selama 1 jam dengan arus 19,3 A. Pernyataan berikut ini yang benar adalah….
1. Pada katode dihasilkan logam K
2. Volume gas H2 (STP) yang dihasilkan adalah 8,064 L
3. pH larutan yang dihasilkan adalah 1 – log 7,2
4. Konsentrasi Cl⁻ yang tersisa dalam larutan adalah 0,64 M

Jawaban : C

74. Penyataan berikut ini yang benar mengenai senyawa fenil etena adalah….
1. Merupakan monomer dari styrofoam
2. Memiliki isomer geometri berupa cis atau trans
3. Dapat mengalami reaksi polimerisasi adisi
4. Rumus senyawa tersebut adalah C8H6

Jawaban : B

75. Senyawa berikut ini yang dapat bereaksi positif dengan pereaksi Tollens adalah….
1. Fruktosa
2. Glukosa
3. Asetaldehida

4. Sukrosa
Jawaban : A

Demikian artikel tentang √ 75 Latihan Soal dan Kunci Jawaban SBMPTN Kimia 2019 (+Pdf). Semoga bermanfaat...
Advertisement

Baca juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar